Pemkab Karawang Pastikan Logistik Banjir Aman, Siapkan Rp4 Miliar untuk Embung Tanjungpura
![]() |
| Wakil Bupati Karawang, Maslani (putih) |
Ekspresi KARAWANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang bergerak cepat menangani bencana banjir rob yang merendam delapan kecamatan sejak Minggu (18/1). Wakil Bupati Karawang, Maslani, memastikan ketersediaan logistik bagi warga terdampak masih mencukupi untuk kebutuhan satu pekan ke depan.
Hal tersebut disampaikan Wabup Maslani saat meninjau pusat distribusi logistik di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Aang, Selasa (20/1).
Distribusi Logistik dan Kondisi Terkini
Wabup Maslani menjelaskan bahwa penyaluran bantuan telah dilakukan secara bertahap sejak hari pertama bencana. Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, Pemkab mengerahkan jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk terjun langsung ke lapangan.
"Distribusi logistik sudah dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat di seluruh titik lokasi. Kami membentuk tim yang melibatkan para Kepala OPD agar penanganan di lokasi lebih terpantau," ujar Maslani.
Bantuan yang disalurkan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Karawang serta donasi dari gerakan "ASN Karawang Peduli Bencana".
Berdasarkan data terbaru, kondisi banjir di beberapa titik mulai menunjukkan tren surut. Dari total 30 desa yang terdampak di delapan kecamatan, saat ini menyisakan 15 desa yang masih tergenang. Tercatat sebanyak 5.076 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 15.380 jiwa terdampak oleh bencana ini.
Strategi Jangka Panjang: Pembangunan Embung
Selain fokus pada penanganan darurat, Pemkab Karawang telah menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk meminimalisir risiko banjir di masa mendatang. Salah satu rencana strategis yang disiapkan adalah pembangunan embung (kolam retensi) di wilayah Kelurahan Tanjungpura.
"Untuk penanganan pasca-banjir, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) fokus pada pembersihan sampah, sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) akan melakukan pengerukan drainase. Kami juga telah menganggarkan Rp4 miliar untuk pembangunan embung di Tanjungpura sebagai solusi jangka panjang," tegas Maslani.
Upaya kolaboratif antar-OPD ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat serta memperkuat infrastruktur pengendali banjir di titik-titik rawan Kabupaten Karawang.
Editor: Ata Priatna

Posting Komentar