Menjelang Akhir Tahun, Bupati Karawang Lantik 216 Pejabat di Lapangan Karangpawitan
Ekspresi KARAWANG - Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar Pengukuhan, Pengambilan Sumpah Jabatan, dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, serta Pejabat Fungsional Tertentu di Lapang Karangpawitan, Rabu malam (31/12/2025).
Prosesi pelantikan kali ini dilaksanakan di ruang terbuka dan menyatu dengan kemeriahan Bazar UMKM bertajuk “Festival Karawang Maju”. Masyarakat dan para pelaku UMKM yang memadati lapangan pun dapat menyaksikan langsung momen penting tersebut.
Berdasarkan undangan resmi dari Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang, acara dimulai pukul 19.00 WIB. Para pejabat yang dilantik tampil seragam mengenakan kemeja putih lengan panjang dan bawahan hitam. Sementara pejabat perempuan Muslim mengenakan kerudung hitam.
Pantauan Ekspresi di lokasi menunjukkan persiapan acara dilakukan dengan matang. Area inti pelantikan dipagari dan dijaga ketat oleh petugas keamanan. Deretan kursi putih tertata rapi menghadap panggung utama yang dilengkapi layar besar bertuliskan “Refleksi Karawang Maju”, menambah kesan khidmat di tengah suasana perayaan akhir tahun.
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 216 pejabat resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya langsung oleh Bupati Karawang, Aep Syaepuloh. Rinciannya terdiri dari 7 orang Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP), 83 pejabat administrator, 121 pejabat pengawas, 5 kepala puskesmas, serta disertai kenaikan jabatan fungsional bagi 46 orang.
Dalam sambutannya, Bupati Aep menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada unsur Forkopimda, Sekretariat Daerah, BKPSDM, serta seluruh pihak yang telah menjaga kondusivitas Kabupaten Karawang hingga penghujung tahun 2025.
“Alhamdulillah, Kabupaten Karawang hingga hari ini tetap berjalan kondusif dan aman. Ini tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur, termasuk Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah,” ujarnya.
Aep juga menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi jabatan telah dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, serta membantah tegas adanya isu jual beli jabatan.
“Saya tegaskan, tidak ada jual beli jabatan dan tidak ada bayar-membayar. Semua dilakukan melalui proses dan pertimbangan kinerja,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar tidak memandang jabatan sebagai hak, melainkan sebagai amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas.
“Jabatan bukan hak, tetapi kepercayaan. Yang terpenting adalah bagaimana kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat, bukan sekadar janji, tetapi nyata dalam pelaksanaan,” katanya.
Menatap tahun 2026, Aep mengajak seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Karawang untuk memperkuat kolaborasi dan kerja tim demi menghadapi berbagai tantangan ke depan.
“Kita bekerja bukan sebagai superman, tapi super tim. Kalau kita kerjakan bersama-sama, insyaallah semua tantangan akan bisa kita lalui,” tutup Bupati Aep.(P)

Posting Komentar