Masyarakat Desa Pardomuan Minta Audit Dana BOS SAPRAS di Dua Sekolah, Ini Sekolahannya!!

SDN 154512
Ekspresi Tapanuli Tengah - Masyarakat Desa Pardomuan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, meminta Inspektorat Kabupaten Tapanuli Tengah dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit terhadap penggunaan Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) SAPRAS (Sarana dan Prasarana) di SDN 154512 Pardomuan 2 dan SDN 153039 Pardomuan 1, Jumat 16 Januari 2026
Masyarakat Desa Pardomuan mengungkapkan kekhawatiran mereka tentang kondisi kedua sekolah tersebut yang tidak menunjukkan perubahan signifikan meskipun menerima Dana BOS setiap tahun. Mereka menduga bahwa ada kemungkinan oknum kepala sekolah melakukan penyelewengan dana BOS untuk SAPRAS.
"Kami sebagai masyarakat Desa Pardomuan sangat prihatin melihat kondisi sekolah SD negeri 154512 dan SD negeri 153039 ini. Mulai dari cat sekolah yang tidak pernah diganti, kami ingin tahu kemana dana BOS untuk SAPRAS digunakan," ungkap salah satu warga Desa Pardomuan yang tidak ingin disebutkan namanya.
Masyarakat Desa Pardomuan meminta pihak berwenang untuk melakukan audit terhadap penggunaan Dana BOS di kedua sekolah tersebut. Mereka berharap agar audit ini dapat mengungkapkan kebenaran dan membawa perubahan positif bagi kedua sekolah.
"Semoga melalui pemberitaan ini, pihak pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya Inspektorat dan BPK, dapat turun langsung untuk mengaudit kedua sekolah ini," tambah warga tersebut.
Sementara Kepsek dari kedua sekolah dasar negeri (SDN) tersebut sulit ditemui untuk dikonfirmasi guna memberikan klarifikasi.
Warga masyarakat menunggu respons dari pihak berwenang terkait permintaan masyarakat Desa Pardomuan. (HS)

Posting Komentar